Sabtu, 06 Oktober 2018

Sabtu, Oktober 06, 2018

PROFIL SUKSES - KEDOKTERAN


Prestasi Siswi SSC !





PROFIL SUKSES (FK-UNPAD)

3 Februari 2016
Vindy Margaretha, Wisudawan Terbaik Lulus Kedokteran dengan IPK 3,98
[Unpad.ac.id, 3/02/2016] Vindy Margaretha Miguna dari Program Studi Kedokteran Universitas Padjadjaran berhasil mejadi wisudawan terbaik Program Sarjana pada pelaksanaan Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2015/2016. Bagi Vindy, prestasi ini merupakan buah yang ia petik dari upaya terbaik yang ia lakukan selama ini.

Vindy Margaretha Miguna (Foto oleh: Tedi Yusup)*
“Kalau saya sih bepikirnya dari pertama masuk Kedokteran, itu sudah dikasih jalan sama Tuhan untuk masuk kesini. Jadi saya harus melakukan yang terbaik di FK ini. Nah setelah melakukan yang terbaik, memberikan yang terbaik, Tuhan juga memberi yang terbaik,” tutur Vindy mengenai arti penghargaan ini baginya. Vindy diwisuda pada pelaksanaan wisuda sesi III, di Grha Sanusi Hardjadinata, Rabu (3/02).
Vindy lulus Sarjana Kedokteran Unpad dengan IPK 3,98 dan masa studi kurang dari 4 tahun. Ia lulus Januari 2016 lalu dengan skripsi berjudul “Correlation between Gross Motor Function Classification System and Communication Function Classification System in Cerebral Palsy Children”.
Perempuan kelahiran Bandung, 11 Januari 1995 ini pun mengaku sangat bersyukur atas diraihnya penghargaan ini. “Saya yakin di dunia ini masih banyak yang lebih pintar dari saya. Tapi saya senang (menjadi wisudawan terbaik),” ungkapnya.
Vindy sendiri merasa ia bukanlah orang yang terlalu tekun belajar. Ia malah tidak senang jika waktu berjam-jam terus menerus dipakai untuk belajar. Ia mengaku selalu menyeimbangkan waktu antara belajar, bermain bersama teman, berorganisasi, dan menjalankan hobinya yaitu nyanyi dan basket.
Di Fakultas Kedokteran Unpad, Vindy aktif di Medical Music Symphony, Persatuan Mahasiswa Kristen, dan Basket FK Unpad. Selain itu, di luar kampus Vindy juga aktif di sejumlah organisasi terkait kedokteran dan musik. Vindy juga aktif mengikuti kompetisi terkait hobinya itu. Salah satu prestasi yang Vindy raih yaitu menjadi Juara I Jatinangor Idol tahun 2014.
“Tapi apapun waktu yang senggang, memang harus diapakai belajar sih,” ujar putri pertama dari 2 bersaudara pasangan Bana Miguna dan M.F Susanti Handayani.
Cara belajar yang Vindy lakukan, selain banyak membaca dan berlatih adalah dengan diskusi bersama teman. Bahkan, waktu senggang kala menunggu jadwal latihan basket pun ia gunakan untuk berdiskusi mengenai materi kuliah bersama teman-temannya.
“Saya sih kalau ada yang senangi, terus saya pikir itu tidak akan mengganggu tujuan saya menjadi dokter, ya saya kerjakan saja,” ungkap Vindy yang bercita-cita menjadi dokter spesialis spesialis Rehab Medik atau Bedah.
Kuliah di Kedokteran merupakan cita-cita Vindy dari kecil. Hal ini terutama karena melihat profesi kedua orang tuanya sebagai dokter. Selain itu, ia juga merasa bahwa menjadi dokter dapat membuatnya dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Jika menjadi seorang dokter, Vindy pun tidak ingin menjadi dokter yang hanya berfokus kepada penyakit pasien saja. Ia juga ingin menjadi dokter yang dapat dijadikan tempat pasien untuk berkonsultasi . Dengan demikian, sebagai dokter Vindy dapat memahami sumber masalah dari pasien itu.
“Saya tidak mau hanya mengobat orang itu. Saya ingin jiwanya juga dia terobati. Saya ingin bisa menyembuhkan orang itu secara total,” ujar Vindy yang ingin menjadi dokter yang bermanfaat tidak hanya di Indonesia, tetapi juga mendunia.
Untuk menjadi mahasiswa berprestasi, Vindy berprinsip agar selalu memiliki tujuan. Meski memiliki banyak aktivitas, tetapi jangan dilupakan tujuan awal. Hal inilah yang ia pesankan untuk teman-teman dan juniornya di FK Unpad.
“Ingat lagi tujuan awal kita masuk FK apa. Jangan sampai kita ‘jalan’ tapi melenceng. Mengerjakan semuanya yang lain, sibuk, padahal tujuan kita adalah untuk menjadi dokter yang baik,” paparnya.*
Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh           
http://www.unpad.ac.id/2016/02/vindy-margaretha-wisudawan-terbaik-lulus-kedokteran-dengan-ipk-398/

Jumat, 05 Oktober 2018

Jumat, Oktober 05, 2018

PROFIL SUKSES (FTMD-ITB)

Prestasi Siswa SSC

MUHAMMAD ILHAM NAFAN
(JUARA 1 LOMBA RANCANG BANGUN Tingkat Nasional oleh Badan Kerjasama Teknik Mesin 2015)

Muhammad Ilham Nafan yang akrab dipanggil Ilham merupakan salah satu alumni SSC yang berprestasi kuliahnya di jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (FTMD-ITB). 

Prestasi Ilham dalam pendidikan di sekolah biasa-biasa saja, tidak terlalu serius dalam belajar dan bahkan ketika SMP ilham mendapatkan ranking terbawah di kelasnya. Tapi seiring waktu berjalan, remaja yang pernah bercita-cita menjadi seorang arsitek ini akhirnya menyadari dan lalu berusaha mengejar materi pelajaran yang tertinggal ketika SMP, begitu juga ketika SMA. Usahanya semakin meningkat walaupun sempat berpindah sekolah ketika kelas XII.  Begitu seriusnya belajar, ilham pun sering tidur hanya 3 sampai 4 jam saja tiap harinya. Belajar merupakan usaha yang melelahkan tapi semua ini dilakukan untuk menggapai mimpi dan cita-citanya agar bisa kuliah di ITB. Karena untuk kuliah di ITB tidaklah mudah dan persaingannya ketat sehingga hanya siswa terbaiklah yang dapat lulus serta kuliah di ITB.
Dalam usahanya meraih mimpi kuliah di ITB, Ilham melakukan usahanya dengan belajar terus menerus dan menjadwalkannya secara teratur setiap hari bahkan setiap minggunya dengan detail, contohnya mengatur jadwal hari senin belajar pelajaran A dan B, lalu pada hari selasa belajar pelajaran C dan D, dan begitu seterusnya secara kontinyu dan sungguh-sungguh. Menurutnya, setiap kesulitan yang dihadapi pasti ada kemudahan yang akan diraih di kemudian hari. 
"Usaha dalam belajar adalah hal yang sulit dan melelahkan yang saya jalani namun akhirnya saya mendapatkan kemudahan ketika tes tulis SNMPTN (saat ini SBMPTN) sehingga bisa lulus di Pilihan 1 yaitu FTMD ITB dengan menjawab 12 soal fisika (benar 11) soal serta biologi benar 8 soal", kata Ilham. Tetapi untuk jumlah soal yang benar pada pelajaran yang lain dia mengakui lupa berapa yang dikerjakan dan dijawab dengan benar.
Ilham yang sekarang aktif di GAMAIS (Keluarga Mahasiswa Islam), dahulu pernah mengikuti belajar tambahan di lembaga bimbingan belajar SSC mengambil program ITB-FK serta juga mengikuti program Supercamp persiapan tes tulis SNMPTN. Ketika mengikuti bimbel di SSC selain belajar di kelas, sama halnya dengan siswa yang lain, Ilham juga sering melakukan pengerjaan soal-soal secara mandiri lalu dikonsultasikan soal yang sudah dikerjakan tersebut untuk memastikan jawabannya apakah sudah tepat atau belum, dan juga sering konsultasi tentang materi-materi yang belum dipahaminya. Menurut ilham, dengan belajar terus-menerus dan lebih proaktif maka semuanya akan lebih baik dan memudahkan. Hal tersebut sampai saat ini masih diyakininya dan  berdampak positif selama kuliah yang dijalaninya hingga bisa lulus dengan baik dan sesuai dengan waktu yang ditetapkan.
Tidak hanya kuliah yang ditekuni, remaja yang  pernah menjadi panitia acara M-Fest (Acara Himpunan Mesin) dan Orientasi Himpunan, juga dipercaya menjadi Asisten praktikum untuk beberapa matakuliah. 
Ilham quotes :
"Untuk teman-teman SMA, kalian perlu mengingat mimpi kalian sebagai motivasi agar terus bisa berjuang untuk menggapai cita-cita. Ingatlah bahwa setelah kesulitan itu pasti ada kemudahan. Berjuang dan belajar terus dan jangan lupa berdoa kepada  pencipta kita yaitu Allah SWT juga meminta doa dari orangtua juga saudara-saudara. Mudah-mudahan dengan itu bisa di dapat hasil yang terbaik. Selanjutnya setelah kita melakukan hal-hal tersebut apapun hasilnya maka kita serahkan kepada Allah karena pasti ada hikmahnya."